Alur Cerita Film Girl From Nowhere Episode 3

Sinopsis Girl From Nowhere

Episode ketiga ini kita diperkenalkan dengan karakter bernama Miu Cewe sekolahan yang biasa biasa saja, kemudian Ada Pui teman dari Miu sejak kecil, dan seperti biasa tokoh utama kita yaitu Nano. Episode ini Nano pindah sekolah lagi, ia berSekolah di lerdviti, lerdeviti sendiri yaitu sekolah yang menjunjung tinggi prestasi, siswa siswi yang jenius dibidangnya masing-masing akan mendapatkan penghargaan untuk dipajang lobi di sekolah, sedangkan pelajar yang biasa-biasa saja atau sekedar cuma pintar hanya akan dikucilkan dan dibanding bandingkan oleh para guru termasuk miu dan pui yang selalu dihina oleh gurunya karena tak memiliki bakat khusus.

suatu hari ibu guru mereka memperkenalkan Siswi baru bernama Nano, ibu guru berkata “liat tuh Nano, Dia baru masuk 2 minggu loh, dan dia sudah memiliki prestsi dibidang agama dan fisika kuantum” miu dan pui  yang Mendengar hal itu hanya minder, suatu hari ibu guru masuk ke kelas dengan wajah bahagia Ia berkata, Padahal baru dua minggu lalu kita kedatangan siswi jenius bernama Nano dan hari ini ada anak jenius lainnya yaitu pui temen dari miu yang baru saja memenangkan juara pertama lomba literasi Thailand, Nah karena hal ini dia menjadi iri dan kesal kepada orang-orang di sekitarnya yang jenius dan memiliki bakat khusus termasuk sahabatnya si Pui sedangkan dirinya kan biasa-biasa aja, miu pun ngambek kepada si pui dan tak mau lagi berteman dengan Pui.

Suatu momen miu sedang sendirian dan nano pun datang, Nano bilang “eh kamu enggak penasaran kenapa Pui bisa menulis literasi yang bagus dalam waktu seminggu mau tahu rahasianya nggak?” miu semakin penasaran dia pun minta saran dari nano,  Nano berkata lagi “kalau kamu ingin menjadi jenius, cukup buka Google terus tekan control C lalu control v” Miu bingung lalu ia berkata “hahh jadi maksud kamu Pui bisa menulis puisi itu karna ia copy paste di Google” Nano berkata lagi “emangnya sekarang ada karya yang murni, semua hasil modifikasi cuy, liat aja itu anak yang Menari di sana mereka juga ngikutin karya orang lain, lah film juga banyak yang dirimex kan dibidang music juga seperti itu kan, Yaudah ditugas ibu guru yang berikutnya yaitu menggambar lu coba cara ini miu” miu pun menjawab “kalau ketahuan gimana?” nano pun ngomong “ya kalau ketahuan Berarti kamu bukan jenius”

Siswi Jenius Yang Mendapatkan Penghargaan

Sepulang sekolah, didalam kamar miu mencoba ide dari Nano ia mencuri karya orang lain di Google kemudian memprintnya dan memodifikasinya dengan memberikan bercak bercak tinta warna merah dengan kuasnya, besoknya ketika di kelas Nano sengaja melihat karya lukisan Miu lalu berkata “wow Gila sih keren banget, miu lukisan kamu ini sih bisa dijual fix keren keren keren keren”  Mendengar hal itu ibu guru penasaran lalu dia melihat karya Miu dan dia pun kagum, kemudian ibu guru mengikutkan karya miu kelomba seni bernama Siam Art.

Sejak saat itu miu menjadi siswi jenius yang Mendapatkan penghargaan di bidang seni dan namanya akhirnya dipajang di lobi sekolahannya, Ibu guru juga menjadi baik kepada Miu termasuk kedua orang tuanya yang merasa bangga akan prestasi anaknya itu selain itu Miu juga memamerkan karyanya yang sebenarnya hasil copy paste di social media instagram-nya dengan caption “kita sukses ketika melakukan hal yang kita kira tak bisa,  ada juga inspirasi muncul dari diri kita sendiri, ada juga kayak gini jangan percaya manusia punya batasan aku menggambar dengan tangan kiri”.

 Wah pokoknya sejak saat itu miu menjadi terkenal di dunia maya, Ia mendapatkan pujian dari banyak orang di suatu sesi wawancara sekolah ia berkata seperti ini “ya Salvadorderi  pernah bilang, seniman sejati itu bukan orang yang butuh inspirasi tetapi dapat menginspirasi orang lain juga” gila kan miu pokoknya dia menjadi trending di sekolahnya, suatu hari di kelas Ibu guru berkata kalau sekolah mereka akan mengadakan acara pameran karya anak jenius Jadi intinya orang-orang jenius dikumpulkan dan diminta untuk memamerkan atau mempresentasikan karya mereka Apapun itu, dan miu diminta untuk mempresentasikan karya seninya yang dulu tapi tiba tiba Nano berkata “bukannya bosan Bu kalau ngelihat hal yang sama” ternyata ibu guru juga merasa demikian kemudian dia berkata “Oh gimana kalau Miu melukis di atas panggung secara langsung, di depan orang banyak, Nah semua orang di kelas mendukung hal ini ibu guru berkata ia akan mengundang asosiasi siam arts, mana tahu sekolah mereka bisa menang lagi dan juga mereka akan melakukan siaran langsung di Facebook sekolah”

Siswi Jenius Yang Memfitnah Temannya Sendiri

Sepulang sekolah Miu melabrak Nano dan menuduh Nano Merencanakan hal ini semua, Nano berkata “yakan saya cuma ngasih tahu caranya, dan kasih saran doang kan tapikan yang melakukan hal ini kan kamu sendiri kan kamu yg pingin menjadi jenius dan terkenal” miu hanya diam dan Nano pun pergi, di kamarnya Miu panik dan kebingungan kemudian ia menelpon untuk meminta bantuan. Pui sudah ada di dalam toilet sekolah, iapun berlatih untuk mengucapkan minta maaf supaya dia mau berteman lagi sama Miu dan tiba-tiba miupun datang, Miu masuk dengan wajah cemas dan iapun menceritakan semua kebohongannya dan tiba-tiba Miu mengeluarkan Palu dari dalam tasnya ia meminta Pui untuk memukul tangannya agar cedera supaya tak ikut acara pameran itu tapi pui itu tidak tega melakukan hal ini.

Akhirnya miu memukul sendiri tangannya, kemudian dengan liciknya ia berteriak seakan-akan Pui yang melakukan hal ini terhadapnya, kemudian guru dan teman-teman lain datang untuk membawa Miu melihat hal ini pui menjadi sangat sedih dan ternyata di salah satu bilik toilet nano menyaksikan hal ini dan dia pun tertawa ngakak tanpa suara melihat hal miris  tersebut terjadi. Miu sedang dirawat oleh ibunya di rumah tak lama kemudian guru dan teman-temannya datang menjenguk termasuk juga si Nano, lalu ibu guru bertanya miu apakah tanganmu sudah bisa digerakkan Mana tahu bisa ikut acara pameran  itu Miu menggerakkan tangannya dan ia terlihat kesakitan ibu guru yang melihat hal itu menjadi semakin sedih, tiba-tiba si Nano ngomong “kalau saya Jadi kamu saya tetap terus panggung sih demi nama baik sekolah” Miu pun bilang “Mana mungkin lah tangan saya aja Begini” Nano berkata lagi “kamukan bisa pakai tangan kiri, kamu kan pernah bilang itu di caption Instagram” saat Miu  mendengar hal ini dia hanya terdiam.

Kebohongan Siswi Jenius Akhirnya Terbongkar

Kemudian di hari esoknya, semua pelajar Genius memperlihatkan kemampuannya dan kini adalah giliran dari Miu ketika Miu memasuki panggung, semua penonton bertepuk tangan di sana juga ada Pui yang terlihat senyum licik karena dia tahu kalau Miu itu hanya bohong, lalu miu yang melihat tekanan dari atas panggung menjadi semakin kebingungan, karena ia sebenarnya tidak bisa melukis tiba-tiba datang seorang anak Menggunakan seragam sekolah lain dia berkata, “Miu kamu mencuri karya teman saya dari Indonesia kan, ngaku aja kamu” seketika itu juga ibu guru dan kepala sekolah naik ke panggung mereka membela Miu, kemudian Miu diminta untuk melukis ulang gambar tersebut untuk membuktikan tuduhan terhadapnya dan hasilnya nihil lukisan miu ini berbeda jauh dan jelek.

Namun anehnya guru-guru tetap membela miu, kepala sekolah juga berkata kepada siswi dari sekolahan lain “kamu dari sekolahan yang selalu di peringkat dua itu kan, jangan pernah menghina anak murid saya,  sekolah kamu iri kan sama sekolah saya, karena sekolah kamu cuma di peringkat kedua, lebih baik kamu pergi sekaang” akhirnya siswi itu diusir, Miris sekali kepala Sekolah itu ia berusaha menjaga kehormatan sekolah mereka walaupun tahu kalau miu sudah terbukti salah guru guru masih memaksa kalau bilang karya miu itu bagus padahal buruk.

Setelah itu miu mendapatkan tepuk tangan dari kursi penonton pui hanya tersenyum licik dan seakan-akan dia merasa kenapa sekolah saya semiris ini ya, sedangkan Nano hanya bersikap santai, dan film pun selesai