Sinopsis Film Girl From Nowhere Episode 4

Episode ke 4 ini kita diperkenalkan dengan karakter yang bernama Dino anak  pintar dan kaya raya,  kemudian ada seorang cewek bernama whan, dan juga Tor, Tap, dan rambut yang dicat bernama pop. Seperti biasa tokoh utama kita yaitu nano. Adegan dibuka dengan sebuah pertanyaan, apa saja yang bisa dibeli dengan uang?”  adegan beralih pada seorang guru yang sedang mengajak Nano berkeliling di sekolah barunya terlihat  Nano yang sedang melihat papan dengan beberapa nama di tembok sekolah ibu guru bilang kalau itu adalah nama para orang tua yang membiayai pembangunan sekolah ini.

Mendengar hal itu Nano hanya bersikap santai kemudian Nano dan ibu guru masuk ke sebuah ruangan kelas yang tak berpenghuni, kemudia Nano bertanya apakah dirinya bisa membeli sebuah ruangan di Sekolah Ini akhirnya dengan uang yang berbicara Nano bisa membeli ruangan kelas tersebut, ia mengubah ruangan itu menjadi kantor pribadi miliknya dalam hati Nano berkata “uang bisa membeli segalanya”.

Scene beralih didalam kelas terlihat ada Wan, tor, pop dan tap sedang berkumpul dan membicarakan mengenai kegiatan kegiatan menyenangkan mereka, tak lama kemudian Dino masuk sambil membawa dua top bag besar berisikan oleh oleh yang banyak geng remaja yang senang dengan apa yang diberikan oleh Dino Katanya Dino itu habis liburan dari Inggris, selang beberapa  waktu Dino bertanya kepada temannya “Kenapa ada ruangan ada ruangan bernama Nano?” seketika itu Nano datang tiba tiba ia berkata kalau ruangan itu akan menjadi tempat bisnisnya.

Ada yang bertanya,  “Emang kamu bisnis  apaan?”  tiba-tiba seorang guru  datang dan kelas pun dimulai, guru tersebut membagikan nilai raport semester lalu nilai raport dari geng itu rata rata jelek dan hanya dino yang bagus, pop yang juga mendapatkan nilai jelek jadi khawatir karena jika nilai jelek papa tak kan jadi membelikannya motor baru kemudian Nano pun menyarankan pop untuk datang ke kantornya. Anak-anak itu masuk ke kantor Nano dan di sana sudah ada Nano yang duduk menunggu sambil menghitung biaya jasa untuk membantu pop.

Setelah itu pop langsung setuju dan memberikan uang cash, sebagai syaratnya Nano meminta Nilai raport  semester Pop dan kemudian Nano pun menghancurkannya nilai rapor pop tapi dengan hebatnya Nano mampu membuat raport palsu yang terlihat sangat persis dengan yang sebelumnya dan pastinya Nilai raport palsu ini tinggi, anak-anak lain memuji Nano dan mereka bertanya apa lagi yang bisa dilakukannya Nano pun menjawab ia bisa melakukan segalanya. Sejak saat itu rumor  mengenai perusahaan Nano yang bisa melakukan segalanya menjadi terkenal di sekolah, banyak anak-anak sekolah yang mengantri untuk memakai jasa Nano Pop pun mendapatkan motor impiannya Tor juga meminta Nano untuk menghajar selingkuhan pacarnya, juga tap yang meminta Nano untuk mencarikan pacar bohongan untuk dibawa ke orang tuanya.

Suatu hari di kelas Nano bertanya kepada Dino kenapa dia tak pernah meminta bantuannya tiba tiba pop Memotong pembicaraan lalu dia ngomong ke Nano kalau si dino itu nggak butuh bantuan Lu karena dia punya segalanya cuy malahan sebaliknya Kalau lu nanti ada masalah Lu cari aja si Dino ujar pop, kemudian Whan ingin meminta bantuan Nano untuk membuat surat palsu mengenai rekreasi sekolah kepada orang tuanya yang padahal Ia ingin bolos sekolah untuk berlibur. Karna hari ini teman-teman yang lain juga ingin ikut-ikutan mereka kemudian berbincang untuk mencari tempat bolos yang asik, tiba-tiba Nano berkata “ Bagaimana kalau kita liburan di rumah Dino aja” Dino terlihat cemas  dan dia pun mengeluarkan banyak alasan namun akhirnya ia mengiyakan keinginan teman-temannya tersebut.

Mereka pun pulang dan berpisah Dino naik mobil mewah berwarna hitam mobil Dino berhenti di satu tempat dan anehnya Ia memberikan uang kepada sopir mobil tersebut, ternyata itu bukan mobil pribadi Dino melainkan hanya taksi dan ternyata selama ini Dino hanya berbohong ia bukanlah anak orang kaya seperti yang dipamerkannya Keluarga dino adalah keluarga yang sederhana kedua orang tuanya berjualan kerupuk, Dino berjalan melihat orang tuanya sedang bekerja Ia ingin membantu namun dilarang oleh Papa Mamanya mereka menyuruh Dino untuk istirahat saja.

Ketika di kamar Dino mulai kebingungan harus bagaimana apalagi di grup chat teman-temannya heboh mengenai Pakaian apa yang harus digunakan untuk ke rumah Dino karena hal tersebut Ia pun menelpon Nano dan meminta bantuan jasanya, ketika menelpon Dino tidak mau mengakui kenyataan, Dino malah berkata kalau rumahnya itu banyak barang berharga untuk itu dia nggak mau membuat teman-temannya kesana, karena hal ini juga ia meminta bantuan Nano untuk mencarikannya rumah pengganti Nano pun memberikan jumlah total biaya yang harus dibayarkan, untuk membayar jasa Nano  Dino harus mencuri dompet ayahnya akan tetapi  terjadi perdebatan dalam hatinya karena ternyata uang ayahnya itu dibutuhkan ayahnya untuk membayar hutang kepada orang lain dan jika tak dibayarkan maka keluarganya akan dihajar habis habisan oleh preman.

Dengan sifat gengsi yang dino miliki akhirnya ia mencuri uang ayahnya, keesokan harinya Dino bertemu dengan Nano untuk membayar jasanya sekaligus Dino melihat rumah palsunya itu, teman-teman yang datang senang dan bahagia melihat rumah mewah yang dimilikin  Dino, ketika Dino ingin mengambil wiski Nano pun mengatakan cukup gunakan saja lonceng ini untuk memanggil pelayan. Di momen ini teman-teman Dino kagum, Dino pun  membunyikan lonceng tak lama datanglah dua pelayan.

Dino pun kaget bukan main karena ternyata dua pelayan yang datang itu adalah ayah dan ibunya, mirisnya teman-temannya itu meminta pelayan pria untuk memberikan foto orang tua Dino ketika diberikan Mereka bertanya kenapa Dino tidak mirip ayahnya dengan wajah sedih si pelayan wanita menjawab “Dino memang lebih mirip dengan kakeknya” Dino yang sebenernya sedih dan kebingungan akhirnya ia mengajak teman-temannya untuk makan.

Di meja makan teman temannya protes kepada pelayan pria yang tak memberikan wiski sempat terjadi cekcok antara mereka dengan pelayan itu, namun akhirnya mereka tetap diberikan minuman Whisky tersebut seakan tak cukup sampai situ Nano ternyata membawa ganja dan merekapun mencoba memakai ganja itu termasuk Dino, yang sebenarnya dino lagi di depan kedua orang tuanya. selang beberapa waktu Whan menginginkan Anggur Merah dan meminta pelayan perempuan untuk membawakannya ketika sedang menuangkan minuman tak sengaja pelayan perempuan tersebut menumpahkannya kebaju whan dan whan pun marah, karena hal ini teman teman Dino merasa  semakin kesal kepada Kedua pelayan itu yang seakan akan tidak berguna, Dino yang panik  akhirnya memecah suasana dengan mengajak mereka untuk pindah ke ruangan lain.

Di lain ternyata mereka masih kesal dengan tingkah laku 2 pelayan yang sebelumnya itu, karena hal ini juga mereka menjadi bosan tiba tiba Nano mengambil pistol dari lemari pop memiliki sebuah ide permainan gila, Pop berkata  “Kalau gitu pistol ini akan dibuahi satu peluru Lalu siapa pun aku tembak dia menang” pop mengajak teman-temannya untuk bermain dan kemudian pop mengeluarkan uang cash sebagai hadiah untuk pemenang dan teman teman yang lain akhirnya ikutan, tapi mereka akan membayar via transfer saat permainan dimulai.

Pop menembak dan aman, Tor menembak dan aman, Tap menembak dan aman dan aman juga, Tapi  berbeda dengan yang lain Nano mengambil pistol mengarahkannya ke kepalanya sendiri  dan Dor  aman juga, Sekarang tiba giliran Dino tiba-tiba pelayan pria masuk ke ruangan tersebut ia mengambil pistol dari Dino, pelayan pria itu marah dan menasehati mereka dengan emosi dia berkata “Kalian ngapain? Pernah tidak kalian berfikir berapa banyak biaya yang dikeluarkan orang tua kalian untuk membesarkan kalian, tau kah kalian betapa sulitnya itu, pernah nggak kalian mikirin, kalian mempertaruhkan nyawa hanya demi uang di mana otak kalian. Aku disini berbicara sebagai seorang ayah” belum cukup bicara pop memukul kepala pelayan itu dengan Stick golf hingga pingsan dan mengeluarkan darah, kemudian pelayan perempuan masuk dan histeris,

Kemudian pop maju dan dia  memukulkan benda itu ke kepala pelayan wanita seketikaitu juga Dino reflex dan menahan pop, Mereka semuanya bingung tak tau harus berbuat apa karena mereka melihat kedua pelayan itu tak bergerak sama sekali, dan Di lantai penuh dengan darah ketika mereka semua semakin kebingungan tiba-tiba Nano berbicara “hayo dong lakukin aja yang biasa kalian lakukan hajar” dengan suara tawa khasnya, Dino pun pulang ke rumah disana sudah ada Ayah dan Ibunya yang babak belur sedang makan, anehnya kedua orang tua itu tak membahas kejadian sebelumnya si Ayah malah bertanya bagaimana rekreasi sekolah hari ini, wajah Dino menjadi sedih dan dia pun mengeluarkan air mata kemudian ia duduk di kursi ibu Dino basa basi mengenai rekreasi Dino kemudian menyuruh anaknya untuk makan.

Semua anak-anak itu mengumpulkan uang yang kemudian diberikan kepada kedua pelayan tersebut disini ayah dan ibu Dino diberikan uang tutup mulut dan tak mengatakan kejadian yang menimpa mereka lalu adegan pun ditutup dengan katakata “Menurut kalian uang itu bisa beli”. apa dan film pun selesai.